Agen Bola Online
News
Loading...

Kepodotcom | Hati-hati Dengan 5 Tanaman Ini, Ternyata Sangat Beracun!

Ternyata tanaman ini sangat beracun, ayo dibaca dulu sobat traveling, jangan sampai kalian jadi korban selanjutnya


Di Indonesia ada banyak sekali spesies tumbuhan yang hidup beranekaragam. Dikarenakan setiap tumbuhan mempunyai manfaat yang berbeda-beda, maka tumbuhan tersebut biasa dikonsumsi oleh manusia untuk dijadikan sebagai makanan ataupun sebagai bahan obat-obatan tradisional. Namun ternyata, kita harus berhati-hati dalam memilih tumbuhan yang akan kita konsumsi, karena di antara banyaknya jenis tumbuhan tersebut, ada yang memiliki zat beracun di dalamnya. Berikut ini daftar tumbuhan yang mematikan itu.

1. Tanaman Jarak


Tanaman jarak biasa tumbuh liar di hutan, tanah kosong, ataupun daerah pantai. Batangnya berbentuk bulat licin, berongga serta berbuku-buku. Biasanya, daunnya berwarna hijau muda pada permukaan bawah dan hijau tua pada permukaan atasnya. Buahnya sendiri berbentuk buat dan berkumpul pada tandannya. Daun dan getah dari tanaman jarak biasa digunakan untuk pengobatan tradisional. Tapi hati-hati, jangan sampai mengkonsumsi biji atau buah dari pohon ini. Karena buah jarak dapat mendatangkan kematian, karena mengandung zat beracun yang bernama 'ricin'. Senyawa antinutrisi dan racun dalam bungkil biji jarak termasuk dalam kelompok lektin, antitripsin (tripsin inhibitor), phorbolester, tanin, dan saponin. Efek yang ditimbulkan apabila mengkonsumsi biji jarak yaitu mual-mual, muntah, lemas, dan apabila tidak ditangani dengan cepat dapat mengakibatkan kematian. 




2. Singkong Karet
Singkong memang makanan khas Indonesia yang sangat pas jika dinikmati bersama kopi atau teh hangat. Tapi jangan sembarangan memilih jenis singkong, karena tidak semua jenis singkong dapat dikonsumsi. Semua jenis singkong mengandung racun apabila tidak diolah dengan baik, tetapi jenis singkong yang memiliki racun paling tinggi adalah Singkong Karet (Manihot glaziovii M.A).

qqzynga

 Singkong karet mengandung zat cyanogenik glycoside yang akan diubah menjadi asam sianida oleh enzim linamarse saat di dalam tubuh biasanya disebut dengan racun biru atau HCN. Sianida sendiri dikenal sebagai pembunuh yang paling populer. Namun racun ini bisa hilang jika dipanaskan atau dimasak dengan benar. Perhatikan juga umbi singkongnya, jika terdapat warna keunguan jangan dikonsumsi. Gejala keracunan singkong, antara lain penyempitan saluran nafas, mual, muntah, sakit kepala, bahkan pada kasus berat dapat menimbulkan kematian. Untuk mencegah keracunan singkong, sebelum dikonsumsi sebaiknya singkong dicuci untuk menghilangkan tanah yang menempel, dikupas lalu direndam dalam air bersih yang hangat selama beberapa hari, dicuci lalu dimasak sempurna baik dibakar atau direbus.



3. Kecubung atau Datura Metel
Tanaman yang satu ini termasuk ke tanaman hias. Pada tumbuhan ini terdapat bunga yang berbentuk seperti terompet dan warna bunga itu biasanya putih atau ungu. Tanaman yang satu ini tumbuh di tempat yang memiliki iklim panas dan hampir seluruh dunia mencoba untuk membudidayakannya. Sejak abad ke-10, daun dari tanaman kecubung digunakan sebagai obat-obatan herbal. Tapi biji kecubung tidak layak di konsumsi karena mengandung zat beracun, yakni alkaloid dan halusinogen. Jika dikonsumsi bisa terjadi mual, sesak nafas, denyut nadi berjalan cepat, iritasi kulit, halusinasi serta berujung kematian.


4. Gympie-Gympie
Selanjutnya ada tanaman yang bernama 'Gympie-Gympie'. Biasanya kita dapat menemukannya di daerah Maluku. Daunnya berbentuk hati dan berwarna hijau, buahnya berwarna ungu dan tinggi, tanaman Gympie-Gympie ini bisa mencapai 2 meter. Hati-hati bila bertemu dengan tanaman Gympie-Gympie. Karena jika kita berada di dekatnya, kita nanti bisa bersin, gatal berbulan-bulan bahkan juga mimisan. Fatalnya, racun yang terkandung di dalam tanaman ini juga dapat mengundang kematian.


5. Pohon Upas
Pohon upas sudah terkenal akan getahnya yang sangat beracun. Pada zaman dahulu, getah dari pohon ini biasa digunakan untuk meracuni mata panah. Jika kita terkena getah tersebut, maka tubuh bisa kejang-kejang dan akhirnya meninggal hanya dalam waktu 2 menit saja. Tinggi dari Pohon upas bisa mencapai 60 meter. Selain getahnya, bagian lain dari tumbuhan ini juga dimanfaatkan. Namun bukan sebagai racun, tetapi untuk bahan obat-obatan tradisional. Seperti contohnya biji upas, digunakan sebagai anti-disentri atau radang usus.

Itulah 5 tanaman mematikan yang belum diketahui banyak orang. Semoga sobat Jateng Travel Guide menjadi lebih tahu tentang tanaman berbahaya. 

Share on Google Plus

About News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar